APIPUDIN SAMPALEUN

al-Baqarah 15



ٱللَّهُ يَسۡتَهۡزِئُ بِهِمۡ وَيَمُدُّهُمۡ فِي طُغۡيَٰنِهِمۡ يَعۡمَهُونَ ١٥
15. Allah shall pay them back their mockery, and He leaves them alone in their inordinacy, blindly wandering on.
15. Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka

Penjelasan
Orang munafik merasa bahwa dia merasa berhasil dalam tipu daya. Padahal pada hakikatnya dialah yang tertipu.

Sikap Munafik al-Baqarah ayat 14



وَإِذَا لَقُواْ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ قَالُوٓاْ ءَامَنَّا وَإِذَا خَلَوۡاْ إِلَىٰ شَيَٰطِينِهِمۡ قَالُوٓاْ إِنَّا مَعَكُمۡ إِنَّمَا نَحۡنُ مُسۡتَهۡزِءُونَ ١٤
14. And when they meet those who believe, they say: We believe; and when they are alone with their Shaitans, they say: Surely we are with you, we were only mocking.
14. Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: "Kami telah beriman". Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan: "Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok"

Penjelasana
Orang munafik pandai main minyak di atas air, manis ketika berhadapan, balik belakang lain bicara. Mengaku beriman di hadapan orang ber-iman, dan apabila kembali ke habitatnya (Kelompoknya) dia akan mengaku status yang sebenarnya (kafir).